Category Archives: Pengantar Periklanan

Segmentasi, Targeting dan Positioning

Standard

SEGMENTASI

  • Adalah upaya memetakan pasar dengan memilah-milahkan konsumen sesuai persamaan di antara mereka.
  • Pemilahan ini bisa berdasarkan usia, tempat tinggal, penghasilan, gaya hidup, atau bagaimana cara mereka mengkonsumsi produk.

TARGETING

  • Setelah pasar dibagi-bagi dalam segmen-segmen, maka perusahaan harus memutuskan suatu strategi target market.
  • Targeting adalah membidik kelompok konsumen mana yang akan kita sasar.

STRATEGI PENENTUAN TARGET PASAR

1.Undifferentiated targeting strategy
perusahaan memperlakukan pasar sebagai pasar yg homogen. Dengan asumsi konsumennya memiliki kebutuhan yg seragam. Perusahaan mengandalkan produksi, distribusi, dan periklanan massa guna menciptakan citra superior di mata sebagian besar konsumen.
2.Differentiated targeting strategy
perusahaan memperlakukan pasar sebagai pasar yg heterogen, terdiri dari kelompok kecil dengan kebutuhan yang berbeda-beda sehingga perusahaan berusaha untuk menawarkan berbagai macam produk yang bisa memenuhi variasi kebutuhan tersebut.
3.Concentrated targeting strategy
perusahaan lebih memfokuskan menawarkan beberapa produk pada satu segmen yang dianggap paling potensial.
4.Custom targeting strategy
lebih mengarah kepada pendekatan terhadap konsumen secara individual
POSITIONING
  • Positioning adalah apa yang kita inginkan ada di benak konsumen ketika mereka mendengar brand kita.
  • Positioning ini berkaitan dengan persepsi.
  • Persepsi harus bisa unik sehingga pelanggan bisa langsung membedakan antara brand kita dan brand pesaing kita.

REPOSITIONING

  • merupakan kegiatan yang melibatkan penggantian identitas produk , jalinan kompetitor yang ada dan mengubah citra yang ada di benak konsumen.

DEPOSITIONING

  • Kegiatan untuk mengganti jalinan kompetitor
  • Tujuannya adalah untuk mengganti segmen pasar dan kegiatan ini mengharuskan pemilik merk untuk mengubah citra produk yang ada di benak konsumen.

CARA MEMBANGUN POSITIONING

1.Positioning dengan Karakteristik Produk
  • Positioning Teh Botol sbg minuman ringan
  • Rinso “Bersihkan noda dengan sekali bilas”
2.Penonjolan Harga
  • perang tarif operator seluler
  • CFC “Rasanya SMART Harga Hemat”
3.Penonjolan Fungsi/Manfaat
  • Susu Kalsium, Obat Migrain
  • Bodrex “Pilihan utama atasi sakit kepala”
4.Penonjolan Pemakai Produk
  • Sabun Lux
  • Extra Joss “Laki minum Extra Joss”
5.Positioning Menurut Kelas Produk
  • 7-Up is the uncola drink. But with a  better taste”
  • Honda “Rajanya motor 4 Tak”
6.Positioning Dengan Menggunakan Simbol Budaya
  • Mustika Ratu
  • Pepsodent “Senyum Indonesia, Senyum Pepsodent”
7.Positioning langsung terhadap Kompetitor
  • Yamaha “Yang Lain Makin Ketinggalan
  • HIT “Yang lebih bagus dai HIT? Yang lebih mahal banyak”

Jenis-Jenis Iklan

Standard

Bermacam-macamnya tujuan dari sebuah iklan yang dibuat oleh sebuah perusahaan maka berdampak pada berbedanya jenis-jenis dari sebuah iklan. Berikut jenis-jenis iklan berdasarkan tujuannya :

1.       Iklan Komersial

Iklan komersial adalah iklan yang bertujuan untuk mendukung kampanye pemasaran suatu produk atau jasa. Iklan komersial ini sendiri terbagi menjadi beberapa macam, yaitu (Lwin & Aitchison, 2005) :

Iklan Strategis

  • Digunakan untuk membangun merek. Hal itu dilakukan dengan mengkomunikasikan nilai merek dan manfaat produk.
  • Perhatian utama dalam jangka panjang adalah memposisikan merek serta membangun pangsa pikiran dan pangsa pasar. Iklan ini mengundang konsumen untuk menikmati hubungan dengan merek serta meyakinkan bahwa merek ini ada bagi para pengguna.

Iklan Taktis

  • Memiliki tujuan yang mendesak
  • Iklan ini dirancang untuk mendorong konsumen agar segera melakukan kontak dengan merek tertentu.
  • Pada umumnya iklan ini memberikan penawaran khusus jangka pendek yang memacu konsumen memberikan respon pada hari yang sama.

2.       Iklan Corporate

  • Iklan yang bertujuan membangun citra suatu perusahaan yang pada akhirnya diharapkan juga membangun citra positif produk-produk atau jasa yang diproduksi oleh perusahaan tersebut (Madjadikara, 2004).
  • Iklan Corporate akan efektif bila didukung oleh fakta yang kuat dan relevan dengan masyarakat, mempunyai nilai berita dan biasanya selalu dikaitkan dengan kegiatan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Iklan Corporate merupakan bentuk lain dari iklan strategis ketika sebuah perusahaan melakukan kampanye untuk mengkomunikasikan nilai-nilai korporatnya kepada publik (Lwin & Aitchison, 2005).
  • Iklan Corporate sering kali berbicara tentang nilai-nilai warisan perusahaan, komitmen perusahaan kepada pengawasan mutu, peluncuran merek dagang atau logo perusahaan yang baru atau mengkomunikasikan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

3.       Iklan Layanan Masyarakat

  • Iklan Layanan Masyarakat merupakan bagian dari kampanye social marketing yang bertujuan menjual gagasan atau ide untuk kepentingan atau pelayanan masyarakat (Madjadikara, 2004).
  • Biasanya pesan Iklan Layanan Masyarakat berupa ajakan, pernyataan atau himbauan kepada masyarakat untuk melakukan atau tidak melakukan suatu tindakan demi kepentingan umum atau merubah perilaku yang tidak baik supaya menjadi lebih baik, misalnya masalah kebersihan lingkungan, mendorong penghargaan terhadap perbedaan pendapat, keluarga berencana, dan sebagainya (Madjadikara, 2004).
  • Iklan layanan masyarakat juga menyajikan pesan sosial yang bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat terhadap sejumlah masalah yang harus mereka hadapi, yakni kondisi yang dapat mengancam keserasian dan kehidupan mereka secara umum (Kasali, 1992). Pesan tersebut dengan kata lain bermaksud memberikan gambaran tentang peristiwa dan kejadian yang akan berakibat pada suatu keadaan tertentu, baik yang bersifat positif maupun negatif.
  • Pada awal perkembangannya iklan layanan masyarakat tidak terlalu terikat pada penataan yang ketat, perencanaan pesan yang rumit, pemilihan media yang sesuai, sampai pada penentuan target audiens maupun pemilihan tempat dan waktu yang benar-benar tepat (Liliweri, 1992).
  • Namun seiring berkembangnya dunia periklanan dan semakin banyaknya perusahaan yang membuat Iklan layanan masyarakat disertai dengan perubahan paradigma dalam menciptakan pesan-pesan sosial maka iklan layanan masyarakat juga harus dibuat secara profesional seperti iklan komersial (Roman, Maas & Nisenholtz, 2005).

Selain pembagian berdasarkan tujuan beriklannya, ada pula jenis-jenis iklan berdasarkan pembagian secara khusus:

Berdasarkan Media yang digunakan :

  1. 1.Above The Line –> Media yg bersifat massa (cetak, elektronik, internet)
  2. 2.Below The Line –> Iklan yg menggunakan media khusus (leaflet, poster, spanduk, baliho, bus panel, bus stop, stiker, shop sign, dll)

Berdasarkan Bidang Isi Pesan

  1. Iklan politik
  2. Iklan pendidikan
  3. Iklan kesehatan
  4. Iklan kecantikan & perawatan Tubuh
  5. Iklan pariwisata
  6. Iklan hiburan
  7. Iklan olahraga
  8. Iklan hukum
  9. Iklan lowongan pekerjaan
  10. Iklan dukacita
  11. Iklan makanan & minuman
  12. Iklan otomotif
  13. Iklan lingkungan hidup
  14. Iklan media
Jenis-Jenis Iklan berdasarkan Komunikatornya :
  1. Iklan Personal
  2. Iklan Keluarga
  3. Iklan institusi

Berdasarkan cakupan/ wilayah sasaran :

  1. Iklan lokal
  2. Iklan regional
  3. Iklan nasional
  4. Iklan internasional

Konsep Dasar Periklanan

Standard

Definisi Iklan :

Bentuk komunikasi berbayar yang menggunakan media massa & media interaktif, dilakukan oleh produsen untuk menjangkau khalayak yang luas guna memberikan informasi tentang produk (barang, jasa & gagasan)

Enam Prinsip Dasar Periklanan :

  1. Adanya pesan tertentu
  2. Dilakukan oleh komunikator (sponsor)
  3. Dilakukan dengan cara non personal
  4. Disampaikan untuk khalayak tertentu
  5. dalam penyampaian pesan tersebut dilakukan dengan cara membayar
  6. Penyampaian Pesan tersebut mengharapkan dampak tertentu
Peran Iklan :
  1. Peran Marketing –> iklan berperan membantu pemasaran/ menjual produk. Artinya, iklan digunakan untuk mempengaruhi khalayak untuk membeli dan mengkonsumsi produk
  2. Peran Komunikasi –> Iklan sebenarnya merupakan sebentuk pesan dari komunikator kepada khalayaknya
  3. Peran Ekonomi –> Iklan mampu menjadi penggerak ekonomi agar kegiatan ekonomi dapat tetap berjalan bahkan dapat melakukan ekspansi
  4. Peran Sosial –> Iklan mampu menghasilkan dampak sosial psikologis yang cukup besar. Iklan membawa berbagai pengaruh dalam masyarakat, misalnya muncul budaya konsumerisme, menciptakan status sosial baru, menciptakan budaya pop,dls

Fungsi Iklan Menurut Rotzoil

  1. Precipitation –> Mempercepat berubahnya suatu kondisi dari keadaan yang semula tidak bisa mengambil keputusan terhadap produk menjadi bisa mengambil keputusan
  2. Persuasion –> Membangkitkan keinginan dari khalayak sesuai pesan yng diiklankan.
  3. Reinforcement –> Mampu meneguhkan keputusan yang telah diambil oleh khalayak. Meliputi mengabsahkan daya beli konsumen yg sudah ada terhadap suatu produk & mengabsahkan keputusan sebelumnya dlm mengkonsumsi produk
  4. Reminder –> Mampu mengingatkan dan semakin meneguhkan terhadap produk yang diiklankan, misalkan memperkuat loyalitas konsumen akan produk yang sudah disenanginya.

 

 

Sejarah Periklanan

Standard

0e7bbf958d32eaf2ad3989974c58736f

Pertanyaan besar yang muncul adalah kapan iklan mulai ditemukan? Sejak ada media? Sejak ada pemasaran? Atau kapan? Ternyata iklan sudah mulai muncul sejak 3000 tahun BC di masa Babylonia, ditemukan tanda peringatan berukir mengenai penjual salep, pembuat sepatu dan lain-lain. Catatan-catatan dalam papyrus yang ditemukan d Thebes, bangsa Mesir telah memiliki media penulisan pesan penjualan.

Pedagang Romawi kuno yang menggunakan tanda/gambar pada lempengan batu untuk megiklankan apa yang dijual di tokonya (Misalnya gambar paha sapi untuk menunjukkan toko penjual daging, gambar seekor sapi untuk menunjukkan toko penjual susu dan gambar sepatu boot untuk menunjukkan toko penjual sepatu).

Warga kota Pompeii yang menggunakan tanda-tanda tertentu yang dicat pada dinding untuk menunjukkan toko penjual barang atau untuk menginformasikan suatu gagasan.  Cara ini merupakan bukti adanya iklan luar ruang (outdoor advertising) sejak jaman dahulu. Berikut ini momen penting dalam perkembangan iklan di dunia

  • 1472 William Caxton di London mencetak iklan berbahasa Inggris pertama berupa selebaran (handbill) berisi tuntunan keagamaan tentang perayaan paskah.
  • Pada tahun 1655 istilah iklan (advertisement) muncul pertama kali dalam injil untuk menunjuk istilah “peringatan” / “pemberitahuan” (warning/ notification)
  • Pada tahun 1660 mulai istilah itu dipakai untuk keperluan informasi komersial (commercial information), khususnya oleh para saudagar toko.Pesan-pesan iklan lama kehalaman semakin simple dan inovatif sejak tahun 1700 dan 1800-an.
  • abad ke-17 di Inggris, pesan-pesan komersial masih berbentuk poster atau selebaran lepas yang dikirim dalam lipatan surat kabar. Produk yang paling banyak diiklankan pada masa ini adalah buku dan obat-obatan.
  • Pada tahun 1704 Boston Newsletter, koran AS pertama yang muat iklan, berupa tawaran hadiah bagi yang bisa menangkap pencuri baju.
  • Pada tahun 1740 poster cetak outdoor pertama muncul di London (disebut “hoarding”).
  • Pada tahun 1776 muncul iklan proklamasi kemerdekaan AS di Pennsylvania Evening Post and Daily Advertiser, Koran yang terbit secara harian pertama di AS.
  • Pada abad ke 18 Beberapa toko di Eropa mulai berfungsi sebagai agen yang mengumpulkan iklan untuk surat kabar.
  • Sears catalog menjadi inspirasi bagi lahirnya iklan display di media cetak. Sears adalah pelopor department stores di US, Untuk memudahkan pelanggan Sears menerbitkan katalog tentang semua barang yang dijual dan para langganan dapat memesan melalui pos (mail order). Setiap barang yang ditawarkan ditampilkan secara menarik dengan foto-foto dan gambar-gambar yang atraktif. Di masa kini penampilan seperti itu sering disebut sebagai display advertising (iklan komersial)
  • Abad ke 19 Pada abad ke-19 mulai dikenal pembelian ruang iklan melalui agen perseorangan (menyalurkan lagi ke perusahaan periklanan).
  • Beberapa surat kabar mulai memuat pesan-pesan singkat tentang produk, tampil dengan huruf-huruf kecil di dalam kotak, di antara berita dan Tulisan lain. Iklan yang saat ini disebut sebagai classified advertisement ini mempromosikan berbagai jenis barang dan jasa.
  • Pada tahun 1841 Palmer mendirikan Agensi Periklanan pertama di Boston. Pada waktu itu, agensi periklanannya masih sebatas perantara pemasar dengan pihak surat kabar sebagai penerbit iklan